Wednesday, March 3, 2010

Penyebab utama kerusakan hati

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm !!! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :
- Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
- Tidak buang air di pagi hari.
- Pola makan yang terlalu berlebihan.
- Tidak makan pagi.
- Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
- Terlalu byk mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya. Sebab :

Malam hari pk 9 - 11: adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 11 - dini Hari pk 1: saat proses de-toxin di bagian hati, harus
berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari pk 1 - 3 : proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 3 - 5 : de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan
(de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar
supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pk 5 - 7 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 7 - 9 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi
sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.
Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan
zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Monday, March 1, 2010

Intip Kesehatan Tubuh dari Wajah

WAJAH tidak hanya cermin kecantikan tetapi juga kesehatan Anda. Menurut sistem pengobatan China, wajah merupakan jendela kesehatan. Kening, hidung, dagu, pipi kiri dan kanan merupakan area kunci yang bisa menjelaskan proses yang berlangsung di dalam tubuh. Tentunya jika Anda bisa melihatnya.

Untuk membantu memecahkan kunci kesehatan di wajah, berikut uraian dari Dr. Maoshing Ni, seorang pakar di bidang obat-obatan China sekaligus penulis Secrets of Longevity, untuk Anda:

Kening

Menurut sistem pengobatan China , kening berkaitan dengan elemen api. Hal ini berhubungan dengan jantung dan organ usus halus serta pikiran dan semangat.

Saat memeriksa kening, terang Ni, lihatlah tanda merah atau pembuluh darah kecil yang muncul sebagai perubahan warna. Hal ini, menurut Ni, bisa mengindikasikan gangguan jantung. Selain itu, perubahan warna kulit bisa juga dipicu oleh kondisi emosi, seperti setelah bercerai atau kehilangan anggota keluarga. Orang-orang yang sedang emosi seringkali memiliki galur-galur konstan di antara alis mata.

Serangan jantung, terang Ni, seringkali diawali dengan munculnya warna hijau kebiruan halus di kening. Jika Anda mengalami perubahan warna di kening yang diikuti dengan palpitasi, pusing, susah bernafas, rasa nyeri atau sakit di lengan kiri, saran Ni, segeralah berkonsultasi dengan kardiolog atau kunjungi gawat darurat.

Hidung

Hidung berkaitan dengan elemen bumi, mengindikasikan adanya hubungan dengan perut, limpa dan pankreas.

Menurut Ni, gejala gangguan internal umumnya ditandai dengan munculnya jerawat di ujung atau samping hidung. Coba ingat kembali menu makan Anda di hari sebelumnya. Apakah Anda makan banyak makanan pedas, gorengan, cokelat atau makanan yang kaya lemak?

"Jika benar, pilihan makanan Anda bisa menjadi pemicu masalahnya," terang Ni, seperti dikutip situs yahoo.com. Sebagai akibatnya, Anda kemungkinan menderita konstipasi atau diare.

Selain itu, lanjut Ni, kapiler yang pecah dan tanda kemerahan di sepanjang tulang hidung bisa menandakan penggunaan alkohol berlebih dan menunjukkan kecemasan atau stres berlebih.

Dagu

Area dagu berkaitan dengan elemen air. Secara internal, area ini berhubungan dengan ginjal dan organ kandung kemih, termasuk sistem hormon dan kelenjar.

Belang-belang, perubahan warna dan bercak-bercak gelap di kulit di sekitar dagu dan mulut bisa mengindikasikan gangguan dalam ginjal dan kandung kemih. Jerawat yang muncul berulang di sekitar dagu bisa mengindikasikan ketidakseimbangan hormon.

Hal ini, terang Ni, seringkali karena tubuh menghasilkan estrogen atau testosteron berlebih. Selain itu, hal ini seringkali diikuti dengan menstruasi yang tidak teratur pada perempuan dan gejala prostat pada laki-laki.

Selain itu, pastikan juga memperhatikan philtrum, lekukan yang tepat berada di atas bibir. Area kecil ini berkaitan dengan rahim dan indung telur pada perempuan dan prostat serta alat kelamin pada laki-laki. Garis-garis horizontal dan perubahan warna yang terjadi di sepanjang philtrum mengindikasikan masalah kesuburan akibat gangguan seperti endometriosis atau kista uterine fibroid.

Menurut sistem pengobatan China, orang-orang yang memiliki dagu kecil secara genetik berisiko mengalami gangguan ginjal dan kandung kemih. Akan tetapi, bukan berarti setiap orang dengan dagu kecil akan mengalami penyakit ginajl. Informasi ini, terang Ni, hanya merupakan tanda awal yang mendorong Anda untuk waspada. Dengan begitu, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah perkembangan penyakit.

Pipi kanan

Pipi kanan Anda berkaitan dengan elemen logam. Artinya, area ini berkaitan dengan paru-paru dan jaringan usus besar.

Masalah di paru-paru dan jaringan usus besar biasanya ditandai dengan munculnya perubahan warna dan gangguan kulit di bagian pipi kanan. Penyakit paru-paru dan gangguan pernafasan juga memicu gejala visual di pipi kanan.

Orang-orang yang berisiko mengalami alergi saluran nafas atau asma, terang Ni, cenderung memiliki tanda kemerahan, eksem atau warna hjau kebiruan di pipi kanan. Hal ini menunjukkan terlalu banyak panas atau peradangan di sistem pernafasan atau kurangnya oksigen akibat menyempitnya bronkial.

Pipi kiri

Pipi kiri berkaitan dengan elemen kayu atau jaringan hati-empedu.

Kapiler yang pecah dan kemerahan, khususnya di dekat tulang hidung, terang Ni, mengindikasikan panas, peradangan atau penumpukan racun dalam hati. Pembengkakan pembuluh darah dan tanda kemerahan di kulit kadang-kadang menandakan hipertensi dan peningkatan amarah. Warna kekuningan di bawah mata kiri juga bisa mengindikasikan batu empedu atau kadar trigliserida dan kolesterol tinggi.

Masalah di area wajah ini juga bisa mengungkap gangguan emosi, seperti kemarahan dan depresi, karena liver dan empedu melibatkan sistem saraf.

Thursday, February 18, 2010

Pap Smear Bisa Mengetahui Kelakuan Suami yang Suka 'Jajan'


Penyakit menular seksual adalah penyakit yang ditakuti setiap pasangan. Para istri mungkin tidak tahu apa yang dilakukan suami di luar rumah. Tapi ada satu tips yang bisa jadi pertanda suami suka 'jajan' di luar atau tidak.

Menurut survei Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), hampir 50 persen pria suka 'jajan' alias melakukan hubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK). Namun banyak pria yang berkelit dan tidak mau mengakuinya sehingga istri kebingungan saat mengetahui dirinya terinfeksi penyakit menular seksual.

Penyakit menular seksual banyak sekali macamnya, mulai dari herpes genital, sifilis (raja singa), gonore (kencing nanah), klamidia, hepatitis B, kanker prostat, kanker serviks (leher rahim), trichomonas hingga HIV/AIDS.

Diantara sekian banyak penyakit tersebut, ada dua penyakit yang menjadi pertanda bahwa pasangan Anda suka 'jajan', yaitu klamidia dan trichomonas.

"Kalau suatu saat wanita melakukan tes pap smear dan terdeteksi penyakit klamidia atau trichomonas, lalu suster yang memeriksa bilang 'Bapaknya minum obatnya juga ya bu', itu artinya suami suka 'jajan'," ujar dr Hendro Sudarpo, SpOG di Jakarta, Kamis (18/2/2010).

Bakteri klamidia dan trichomonas banyak ditemukan pada mereka yang sering gonta ganti pasangan. Sedangkan penyebab penyakit menular seks lainnya biasanya muncul dari jamur. Hal itulah yang menjadi alasan kenapa klamidia dan trichomonas adalah penyakit yang bisa menentukan apakah suami Anda suka 'jajan' atau tidak.

Penyakit klamidia mempunyai gejala yang mirip gonore (kencing nanah), walaupun bisa juga muncul tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk penyakit yang paling mudah diobati, tetapi mudah juga menginfeksi, yaitu sekitar 4 juta orang setiap tahun.

Klamidia bisa menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotik.

Sementara itu, penyakit trichomonas bisa menyebabkan daerah di sekitar vagina menjadi berbuih atau berbusa. Namun ada juga wanita yang tidak mengalami gejala apapun. Penyakit ini bisa menyebabkan bayi terlahir prematur jika sang ibu menderita penyakit ini saat hamil.

Satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran dan tidak mendapatkan penyakit itu adalah dengan berhubungan seks dengan satu pasangan. Penggunaan kondom memang bisa mencegah penyakit HIV dan gonorrhea, tapi kurang efektif mencegah herpes, trichomoniasis, chlamydia dan HPV.

Tuesday, October 20, 2009

Bahaya MRSA


Chicago,Sebelum terkena bakteri MRSA, Tanya adalah seorang koki profesional yang sangat menikmati hidupnya. Hidupnya berubah 180 derajat pada Maret 2007 ketika Tanya yang berusia 30-an tahun meregang nyawa melawan MRSA.

Awalnya, Tanya sedang memotong seledri dan tanpa sengaja jarinya
terluka. Saat itu Tanya berpikir kecelakaan kecil itu adalah hal
biasa, dia hanya membersihkan luka dengan alkohol dan memplesternya
dan kemudian bekerja lagi.

Keanehan terjadi setelah beberapa jam, saat mengangkat panci dirinya
merasakan nyeri yang teramat sangat. Sembilan jam kemudian rasa sakit
itu semakin parah dan dia memutuskan ke rumah sakit. Saat di rumah
sakit Tanya diberi pil dan oleh dokter diminta istirahat di rumah.
Tapi malam hari suhunya melonjak tinggi dia merasakan ada yang tidak
beres dari luka kecil saat memotong seledri. Ternyata bakteri MRSA
telah masuk dan bergerak cepat menggerogoti dagingnya.

Dalam waktu 60 jam jarinya habis dimakan bakteri. Tanya tertular
bakteri pemakan daging dan 9 dokter harus bekerja mati-matian untuk
menyelamatkan hidupnya. Para dokter menyaksikan bagaimana bakteri
mematikan itu melompat dari lengan ke dadanya tepat di depan mata mereka.

Dokter mengamputasi lengan dan bahu kanan, tapi kemudian menyadari
bakteri itu telah menyebar ke payudara kanan. Dokter bedah memutuskan
untuk melakukan pengangkatan penuh karena itu adalah satu-satunya
cara untuk menyelamatkan hidup Tanya.

Beruntung Tanya masih bisa hidup meski dokter harus mengoperasi 9
kilogram daging dan otot untuk membersihkan tubuh dari bakteri. Kini
yang tersisa di tubuh Tanya tidak lebih dari lapisan tipis kulit
untuk melindungi tulang rusuknya dan paru kanan.

"Bahkan cocokan peniti bisa langsung ke paru-paru dan aku bisa mati,"
kata Tanya memperlihatkan rangka tulangnya seperti dikutip dari
doctoroz.com, Kamis (1/10/2009).

Penyakit MRSA masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.
Tapi di AS, sudah menyebabkan 19.000 orang meninggal karena
terinfeksi bakteri ini. Seperti apa penyakit MRSA?

MRSA atau methicillin- resistant Staphylococcus aureus adalah salah
satu tipe bakteri Staphylococcus yang ditemukan pada kulit dan hidung
yang kebal terhadap antibiotik.

Setiap tahunnya lebih dari 90.000 warga Amerika Serikat berpotensi
terinfeksi bakteri ini. Jumlah kematian akibat infeksi bakteri MRSA
lebih banyak dibandingkan dengan angka kematian akibat AIDS.

Saat ini diketahui ada dua tipe dari MRSA seperti dikutip dari
Stopmrsanow, Kamis (1/10/2009), yaitu: Healthcare-Associat ed
(HA-MRSA) yang biasanya ditemukan di rumah sakit dan tempat-tempat
kesehatan lainnya. Serta Community-Associate d (CA-MRSA) yang
baru-baru ini ditemukan penyebarannya pada tempat-tempat umum seperti
tempat fitnes, tempat penyimpanan barang (loker), sekolah dan
perabotan rumah tangga.

Bakteri MRSA biasanya menginfeksi orang atau anak-anak yang memiliki
daya tahan tubuh yang lemah, jika daya tahan tubuhnya tinggi tidak
akan menimbulkan gejala apapun. Bakteri yang dibawa oleh orang
tersebut bisa berpindah ke orang lain dan menyebar dengan mudah
melalui kontak kulit dan menyentuh barang yang sudah terkontaminasi.

MRSA sama seperti bakteri Staphylococcus lainnya, yang terlihat
seperti infeksi kulit, jerawat, ruam, bisul atau gigitan laba-laba.

Infeksi ini biasanya menyakitkan, merah dan bengkak. Infeksi ini bisa
dengan cepat masuk ke dalam tubuh, menimbulkan bengkak yang
menyakitkan. Bakteri ini dapat menembus ke dalam tubuh sehingga
berpotensi menyebabkan infeksi pada tulang, sendi, luka bedah, aliran
darah, jantung dan paru-paru yang bisa mengancam jiwa.

Infeksi MRSA lebih sering menyebar di masyarakat, bahkan diantara
anak-anak dan orang dewasa yang sehat sekalipun. Karena bakteri ini
bisa menyebar dalam jarak yang dekat.

Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah
terinfeksi bakteri MRSA ini, yaitu:
1. Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air hangat minimal selama 15 detik.
2. Tutup luka pada kulit dengan perban yang bersih sampai sembuh.
3. Jangan berbagi barang pribadi dengan orang lain, terutama barang yang berhubungan dengan kontak kulit seperti handuk atau pisau cukur.
4. Cuci barang dengan menggunakan desinfektan (1 sendok makan desinfektan dilarutkan dalam 1 liter air).
5. Pastikan menggunakan kain yang bersih untuk menyekanya.
6. Jika Anda berpikir bahwa Anda atau siapa pun dalam keluarga memiliki kemungkinan terinfeksi MRSA, segera hubungi ahli kesehatan. Terutama jika infeksi besar, menyakitkan, hangat jika disentuh atau tidak sembuh-sembuh dengan sendirinya.

sumber : forum dokter umum

Awas Bahaya Handphone


Ada 6 kebiasaan buruk pemakaian handphone yang merugikan kesehatan
> meliputi :
>
> 1. Bagi mereka yang fungsi jantung tidak sempurna sebaiknya tidak
> menggantungkan handphone di dada. Handphone yang sering digantung di
> pinggang atau sisi perut, akan memengaruhi fungsi kesuburan. Cara yang
> lebih aman dan sehat, adalah simpan di dalam tas yang dibawa serta.
>
> 2. Ketika menelepon dan belum tersambung, radiasi akan bertambah kuat,
> maka sebaiknya jauhkan handphone dari bagian kepala, selang 5 detik
> kemudian baru ditempelkan kembali ke telinga.
>
> 3. Dalam keadaan sinyal yang agak lemah, handphone akan meningkatkan
> daya luncur gelombang elektromagnetnya secara otomatis, sehingga
> intensitas radiasi bertambah kuat. Dengan menempelkan ke telinga, maka
> radiasi yang dialami bagian kepala akan berlipat ganda.
>
> 4. Tidak baik berhubungan telepon terlalu lama, jika memang demikian
> gunakan saja telepon tetap atau memakai alat pendengar, jika terpaksa
> harus berhubungan dalam jangka waktu lama, mendengar secara bergantian
> di telinga kiri kanan setiap 1-2 menit.
>
> 5. Dengan bersembunyi di sudut bangunan, penutupan sinyal di sudut
> bangunan tidak begitu baik, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan
> daya radiasi handphone dalam sudut tertentu bertambah besar.
>
> 6. Ketika menelepon, selalu bergerak ke sana ke mari, namun, tidak
> sadar kalau menggerakkan posisi dapat menyebabkan ketidakstabilan
> sinyal yang diterima yang dapat menyebabkan terjadinya luncuran daya
> tinggi dalam waktu singkat yang tidak diperlukan.
>
> Selain itu, 8 tipe orang berikut ini sebaiknya kurangi memakai hp :
> penderita epilepsi, jantung, lemah saraf , katarak, diabetes, wanita
> hamil , yang sedang menyusui, anak-anak remaja serta orang tua yang
> berusia lebih dari 60 tahun.
> Sumber : Majalah T&t

Sunday, September 13, 2009

Bakteri Mulai Tak Takut Antibiotik

Jakarta, Pasien yang mengonsumsi antibiotik yang diresepkan dokter banyak yang tidak bisa langsung sembuh sakitnya. Bukan obatnya yang salah tapi memang kini ditemukan bakteri mulai tak takut terhadap antibiotik.�

Orang awam umumnya percaya jika antibiotik yang diminum sudah tidak manjur itu karena badannya sudah resisten akibat pola konsumsi antibiotik di masa lalu tidak pernah dihabiskan.

Tapi peneliti dari New York University menemukan tidak mempannya pasien terhadap antibiotik karena bakteri mulai kebal saat si bakteri memproduksi enzim oksida nitrat.

Peneliti mengatakan bahwa bakteri menghasilkan beberapa produksi enzim oksida nitrat sehingga kebal dengan antibiotik. Enzim tersebut menghambat mekanisme pertahanan yang diberikan oleh antibiotik dalam melawan infeksi yang berbahaya.

"Perkembangan obat terbaru untuk melawan bakteri yang resistan terhadap antibiotik seperti MRSA menjadi rintangan yang besar, karena dihubungkan dengan pengeluaran yang besar dan isu keamanan," ujar Evgeny Nudler dari NYU Langone Medical Center, seperti dikutip dari Newsdaily, Minggu (13/9/2009).

Nudler dan tim menemukan bahwa banyak antibiotik bisa membunuh bakteri melalui produksi partikel berbahaya yang dikenal sebagai spesies oksigen reaktif, atau dengan kata lain disebut oxidative stress.

"Antibiotik yang masuk ke tubuh menyebabkan bakteri memproduksi oksigen reaktif yang banyak, sehingga merusak DNA serta bakteri tidak bisa bertahan hidup dan akhirnya mati," lanjut Nudler.

Peneliti menemukan bahwa oksida nitrat bisa melindungi bakteri melawan oxidative stress. Bakteri memproduksi oksida nitrat agar bisa resistan atau kebal terhadap antibiotik. Mekanisme pertahanan ini bisa diaplikaskan secara luas pada berbagai jenis antibiotik, sehingga satu bakteri bisa kebal terhadap berbagai macam antibiotik yang dikonsumsi.

Saat ini banyak perusahaan farmasi mulai melakukan pengujian terhadap berbagai komposisi untuk menurunkan jumlah oksida nitrat yang disebut dengan senyawa oksida nitrat sintase. Senyawa ini nantinya bertindak sebagai inhibitor dan digunakan sebagai obat anti peradangan.

Peneliti berharap dengan adanya senyawa ini bisa digunakan untuk mengurangi jumlah oksida nitrat yang dihasilkan oleh bakteri, serta mengurangi kemampuan bakteri untuk melawan antibiotik. Ini berarti peneliti tidak perlu mencari antibiotik yang baru lagi.

sumber : lihat disini

Thursday, August 13, 2009

Susu Kambing sebagai Alternatif Penolong Bayi Alergi Susu Sapi

Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai bahan substitusi bagi bayi, anak, dan orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi ataupun berbagai jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap susu sapi (cow milk allergy) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme terjadinya alergi masih belum jelas. Bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi jika diberikan susu sapi terus-menerus akan menyebabkan reaksi pembesaran lamina propia dan peningkatan permeabilitas molekur makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel.Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit.Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang alergi terhadap susu sapi di antaranya iritasi usus halus, lambat pertambahan bobot badannya, volume feces yang berlebihan, dan bau yang khas. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sering kali gejala ini dicampuradukkan dengan gejala tidak tolerannya seseorang terhadap laktose (lactose intolerance).Kelebihan susu kambing
Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah diberi susu kambing.
Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu.Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi.Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang (C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya.Dari hasil penelitian Mack pada tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan.Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat dikatakan merupakan makanan yang sempurna. Komposisi dan struktur lemak susu kambing dan sapi memiliki perbedaan. Butiran lemak susu kambing berukuran 2 mikrometer, sementara lemak susu sapi berukuran 2,5 - 3,5 mikrometer.Susu sapi dibuat homogen dengan perlakuan mekanis. hal itu menyebabkan ikatan lemak susu sapi dipecahkan dan enzim yang terikat di dalamnya, oksida santin (xanthine oxidase) memasuki dinding pembuluh darah dan ikut dalam aliran darah. Enzim itu dapat memengaruhi jantung dan saluran arteri.Akan lain kejadiannya jika susu sapi tetap dalam kondisi alami yaitu tidak homogen (unhomogenized). Dengan demikian enzim oksida santin tidak terurai dan dikeluarkan dari tubuh tanpa diserap.Perbedaan lain adalah susu sapi memiliki banyak lemak dengan rantai asam lemak pendek. Lantas kandungan eter gliserol (glycerol ethers) pada susu kambing jauh lebih banyak dibandingkan susu sapi. Kandungan unsur itu sangat bermanfat bagi bayi dibandingkan susu formula asal sapi.Susu kambing juga mengandung lebih sedikit asam orotic yang akan berpengaruh baik bagi pencegahan sindrom pelemakan hati. Baik susu sapi dan susu kambing memiliki tingkat keasaman dengan pH antara 6,4 - 6,7. Kandungan protein susu kambing dan sapi relatif sama, meski unsur (alfa-s-1-) kasein pada susu sapi tidak ada pada susu kambing. Sementara vitamin A susu kambing lebih banyak, demikian pula dengan Vitamin B, terutama riboflavin dan niacin, meski harus diakui kandungan vitamin B6 dan B12 pada susu sapi jauh lebih banyak. Susu kambing juga kaya kandungan mineral, kalsium, potasium, magnesium, fosfor, klorin dan mangan. Kandungan unsur sodium, besi, sulfur, seng dan molibdenum lebih rendah.Kandungan enzim ribonuklease, alkaline phosphatase, lipase dan xanthine oxidase pada susu kambing juga lebih rendah.Memang, susu kambing tidak akan pernah menggantikan kesuksesan komersial susu sapi. Tapi susu kambing sangat bermanfaat sebagai pangan alternatif pada anak-anak, penderita sakit karena sifatnya mudah dicerna.Susu kambing juga bisa diolah menjadi berbagai produk, mulai dari minuman, makanan hingga kosmetika. Campuran susu kambing, minyak olive, kelapa, kedelai, bubuk cokelat dan sodium hidroksida merupakan bahan sabun yang lembut, sekaligus menjaga kelembaban kulit.Susu kambing juga menjadi bahan pembuatan cairan pelembab (lotion), lipstik dan garam untuk mandi.Bagi penderita eksim, jerawat atau kulit peka, sabun dari bahan susu kambing bisa membantu mengatasi persoalannya.Dr Ir Ronny Rachman Noor MRur Sc Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Gejala klinis seperti ini akan hilang jika bayi tersebut diberikan makanan bebas susu sapi. Jadi, potensi susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi ataupun pasien yang alergi terhadap susu sapi sangatlah besar.

Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu di antaranya muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.

Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi. Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.

Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.

Dengan ukuran lemak lebih kecil, susu kambing lebih cepat terdispersi dan campurannya lebih homogen (merata). Akibatnya, tubuh dirangsang melepaskan kolesterol ke dalam darah sebagai bentuk pertahanan terhadap materi lemak. Kejadian itu dapat menyebabkan arteriosklerosis (pengapuran pembuluh nadi).

Dibandingkan sabun biasa yang menyebabkan kulit kering, susu kambing yang diproses menjadi sabun secara manual pada suhu dingin bisa mempertahan kandungan alami gliserin yang baik bagi kulit.

Bila ada yang berminat hubungi : adistira@gmail.com

Monday, August 10, 2009

Dari Mana Munculnya Ingus?


Saat orang terkena flu pasti merasa tidak nyaman dengan hidungnya karena hidung menjadi berlendir atau ingusan. Tapi ingus terbentuk bukan hanya saat flu saja, tapi juga dipengaruhi oleh beberapa sebab. Mau tahu apa saja yang menyebabkan ingus?

Ingus umumnya dihasilkan oleh lapisan sel pada saluran sinus. Rata-rata tubuh memproduksi 1-2 liter ingus per hari. Ini untuk menjaga membran nasal tetap lembab, selain itu ingus juga untuk melawan infeksi dan iritasi.

Seperti dikutip dari eHow, Jumat (7/8/2009), ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang memiliki ingus berlebih, yaitu:

Infeksi
Ingus yang dihasilkan secara normal dihubungkan dengan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Ini juga merupakan suatu cara untuk menyingkirkan benda asing yang mungkin bisa menyebabkan infeksi. Tubuh cenderung untuk merangsang produksi ingus dan mempertinggi pertahanan terhadap serangan hebat menular dari benda-benda yang dirasakan asing oleh tubuh.

Iritasi dan polusi
Terkena paparan asap, debu dan gas yang menyengat seperti sulfur dioksida dan nitrogen dioksida menyebabkan ingus menetes secara berlebihan. Ini juga yang mengakibatkan pembengkakan dari saluran nasal dan rhinitis.

Reaksi dari makanan
Mengonsumsi makanan sehari-hari yang terlalu pedas atau menyengat menyebabkan ingus tidak terkontrol. Reaksi terhadap suatu alergi dari makanan tertentu menghasilkan kekakuan nasal dan ingus turun dari hidung ke tenggorokan. Mengonsumsi susu dan produk telur bisa memperburuk gejala alergi makanan tersebut. Mengonsumsi secara terus menerus makanan yang alergi akan memicu produksi ingus berlebih.

Faktor lingkungan
Hidup pada daerah yang kering atau lingkungan yang terlalu dingin, juga bisa memicu produksi ingus yang berlebih. Akibatnya ingus bisa menetap pada tenggorokan yang akan menjadi tempat yang ideal untuk berkembang biak bakteri atau virus patogen.

Kebiasaan tidak sehat
Kebiasaan ini meliputi merokok dan mengonsumsi alkohol. Asap rokok, alkohol dan kafein bisa mengakibatkan iritasi dan peradangan pada membran sehingga meningkatkan pengeluaran ingus.

Sekarang Anda sudah tahu apa yang bisa menyebabkan ingus berlebihan atau kadang tidak terkontrol.

sumber :

Siapkah Anda Memiliki Anak Lagi?

Banyak hal yang harus dipikirkan ketika akan memutuskan untuk memiliki anak kembali, salah satunya adalah umur ibu dan anak yang paling kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa kemungkinan didapatkan kesehatan yang baik bagi ibu dan bayinya.

Kadang jika memiliki anak dengan jarak yang tidak terlalu jauh, anak yang lebih tua akan merasa cemburu atau merasa kurang diperhatikan karena orang tua lebih memperhatikan anak yang baru lahir dibanding dengan dirinya. Hal ini bisa berdampak terhadap psikologis sang anak nantinya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah anak yang paling kecil sudah siap untuk menerima kehadiran seorang bayi di rumahnya. Ini bisa dilihat dari perilakunya saat bermain dengan teman-teman seusianya. Jika sang anak masih tidak mau mengalah atau egoisnya tinggi, menandakan bahwa dirinya belum siap menerima kehadiran seorang adik karena merasa posisinya akan tergantikan dengan adiknya.

Jarak yang paling ideal bagi seorang anak untuk bisa menerima kehadiran seorang adik baginya adalah setelah dirinya mulai masuk ke sekolah taman kanak-kanak atau sekolah dasar.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan memiliki anak lagi, seperti dikutip dari Pregnancy, Senin (10/8/2009):

1. Berapa usia anak yang paling kecil, jika orang tua masih sering terbangun 2-3 kali setiap malam karena bayinya, sebaiknya menunda terlebih dahulu untuk memiliki anak kembali.
2. Berapa banyak perhatian yang dibutuhkan oleh anak yang lainnya. Ini adalah satu hal yang penting untuk dipikirkan jika ingin memiliki anak lagi, jangan sampai dengan adanya anak yang baru lahir maka perhatian terhadap anak yang lainnya menjadi kurang, padahal anak tersebut masih sangat membuthkan perhatian dan kasih sayang orang tuanya.

sumber :
3. Apakah pasangan juga menginginkan memiliki anak kembali. Sebaiknya keinginan untuk memiliki anak lagi berasal dari keduanya bukan hanya salah satu pihak saja yang menginginkannya.
4. Apakah komunikasi antar suami istri sudah solid saat ini. Ada mitos bahwa memiliki anak bisa mempererat hubungan suami istri, hal ini bisa benar tapi bisa juga tidak jika komunikasi antara keduanya belum terjalin dengan baik. Karena ada kemungkinan sulit untuk berkomunikasi saat baru memiliki anak.
5. Apakah situasi keuangan akan baik-baik saja jika memiliki anak kembali. Bukan suatu hal yang tabu bahwa anak banyak mengeluarkan uang. Jika memiliki anak lagi akan menimbulkan masalah pada keuangan, sebaiknya menundanya terlebih dahulu sampai keuangannya stabil.
6. Apa yang dirasakan jika memiliki anak lagi. Jika perasaan yang timbul adalah terlalu gembira atau terlalu takut, hal ini menunjukkan berarti belum siap seutuhnya untuk memiliki anak kembali.


Jika Anda mengalami salah satu dari beberapa hal yang harus dipertimbangkan tersebut, maka sebaiknya menunda terlebih dahulu keinginan untuk memiliki anak kembali. Karena nantinya bisa berdampak pada psikologis anak yang lebih tua maupun dengan anak yang baru lahir.

Friday, July 17, 2009

Jangan Gemuk, Nak!


Sebagai orangtua sebaiknya kita mewaspadai kegemukan (obesitas) pada anak-anak. Jika pola konsumsi makanan anak tidak dikontrol, saat memasuki usia 30-40 tahun, kemungkinan besar anak-anak tersebut akan menderita penyakit jantung koroner. Selain itu, dengan bentuk tubuhnya biasanya ia merasa rendah diri.

Untuk mencegah anak dari kemungkinan kegemukan, Anda bisa mulai menerapkan pola pengaturan makan dan perubahan gaya hidup sebagai berikut:

1. Jangan memberikan penghargaan ke anak dengan makanan. Makanan di sini maksudnya adalah permen dan snack dapat mendorong anak untuk menyukai permen dan snack, mengingat kandungan gula yang tinggi. Ganti penghargaan untuk sikap baik anak, dengan pujian, hadiah berupa buku atau uang untuk dimasukkan dalam tabungannya.

2. Praktikkan apa yang Anda omongkan. Jika Anda mempraktikkan kebiasaan yang sehat, maka Anda akan jauh lebih mudah untuk meyakinkan si kecil agar melakukan hal yang sehat pula. Lakukan kegiatan-kegiatan yang sehat bersama, seperti naik sepeda, berenang, dan bermain bola. Bukan cuma anak yang sehat, tapi juga seluruh keluarga.

3. Dorong anak Anda untuk melakukan kegiatan fisik yang dia sukai. Ingat, setiap anak itu unik sehingga ada kemungkinan dia harus mencoba berbagai kegiatan fisik untuk menemukan mana yang dia sukai. Hindari memaksakan olahraga yang Anda kehendaki. Jika dia merasa terpaksa, maka dia tidak akan sepenuh hati dalam melakukannya.

4. Batasi pemakaian TV, bermain videogame dan komputer karena akan mengurangi kegiatan fisik mereka. Bila kalori yang masuk melebihi yang dikeluarkan, anak bisa berakibat kegemukan.

5. Sediakan camilan sehat, seperti roti, buah-buahan, atau yoghurt.

6. Jika anak Anda menyukai makanan yang menggemukan, jangan langsung melarangnya. Masukan saja jenis makanan tersebut dalam menu dietnya dengan takaran yang lebih sedikit untuk beberapa minggu.

7. Ketika melihat anak Anda memakan sesuatu yang tidak sehat dan menggemukan, jangan langsung marah-marah. Jika hanya makan sekali-kali, tidak akan membuatnya menjadi gemuk.

8. Kenalkan makanan-makanan sehat pada si kecil. Anak-anak memiliki kemampuan untuk menyerap ide baru dengan cepat, jadi jika Anda mengenalkan makanan sehat kepada dirinya sejak dini maka semakin besar kemungkinan dia akan menyukai makanan sehat

9. Dorong anak untuk minum air putih ketika mereka haus dibandingkan dengan jenis minuman lain.

10. Motivasi mereka untuk melakukan olahraga secara rutin. Anak-anak yang obesitas membutuhkan olahraga setidaknya 30 menit setiap harinya. Bila perlu, masukkan anak dalam klub olahraga.

11. Batasi anak Anda meminum jus. Jus mungkin mengandung beberapa vitamin, tetapi kandungan vitamin alaminya hanya sedikit. Walaupun jus 100 persen lebih baik dari minuman bersoda, tetap saja jus mengandung gula yang tinggi. Batasi hanya 1-2 gelas saja sehari.

12. Pastikan anak tidur cukup. Penelitian memperlihatkan anak yang tidur kurang dari 10 jam lebih beresiko obesitas dibandingkan dengan anak yang tidur lebih dari 12 jam. Kekurangan tidur berakibat kurangnya produksi leptin di dalam tubuh dan naiknya produksi ghrelin. Padahal Leptin berfungsi untuk menstimulasi metabolisme dan mengurangi rasa lapar sedangkan ghrelin menaikkan rasa lapar.

sumber : disini